Resensi
ANALISIS STRUKTUR NARATIF NASKAH DRAMA JANGER MERAH KARYA IBED S. YUGA DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI TEKS DRAMA DI SMA/SMK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi terhadap pembaca naskah drama Janger Merah karya Ibed S. Yuga mengenai struktur naratif yang membangun naskah drama tersebut dan bisa dijadikan sebagai acuan dalam pengajaran sastra Indonesia. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam membaca sastra. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah naskah drama Janger Merah karya Ibed S.Yuga. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode penelitian pustaka. Dalam naskah drama Janger Merah terdapat dua konflik yang timbul yang diakibatkan oleh tindakan para tokoh. Skema aktan dalam naskah drama Janger Merah ini berjumlah dua skema aktan yang berasal dari dua konflik. Skema aktan utama terdapat pada skema aktan II yaitu tentang dendam Srengi kepada kaum item. Kedua konflik tersebut memiliki skema aktan yang sempurna karena setiap konflik yang muncul dalam naskah drama Janger Merah terdapat subjek, objek, sender (pengirim), penentang, penolong, dan penerima. Model fungsional dalam naskah drama Janger Merah karya Ibed S. Yuga berjumlah dua yang berasal dari dua konflik.
Baca selengkapnya
HEGEMONI POLITIK DALAM ANTOLOGI NASKAH LAKON PROTOZOA DARI MULUT EGRI: TINJAUAN HEGEMONI GRAMSCI

Pengarang menulis naskah lakon dengan berbagai tujuan, salah satunya untuk mengkritik masalah yang ada di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hegemoni dalam antologi naskah lakon Protozoa dari Mulut Egri. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis data deskriptif. Subjek yang diteliti ialah antologi naskah lakon dalam Protozoa dari Mulut Egri dan objeknya ialah hegemoni politik yang terdapat dalam buku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori hegemoni Gramsci. Hasil analisis dari penelitian ini ditemukan hegemoni politik, di antaranya: ideologi feodalisme, humanisme, kapitalisme, komunisme, liberalisme, militerisme, otoritarianisme, politik, romantisme, dan vandalisme dalam buku Protozoa dari Mulut Egri.
Baca selengkapnya
Rekonsiliasi Trauma Tokoh Srengi dalam Naskah Drama Janger Merah Karya Ibed Surgana Yuga Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra di Sekolah

Naskah drama Janger Merah karya Ibed Surgana Yuga merepresentasikan trauma yang disebabkan oleh peristiwa pembantaian massal tahun 1965 di Jembrana, Bali. Penelitian ini menggunakan psikoanalisis Dominic LaCapra mengenai teori acting out dan working through. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosesnya (1) proses pembunuhan massal 1965 menjadi memori kolektif bagi warga dusun Masean dan memori personal bagi tokoh Srengi; (2) proses acting out ditandai dengan kilas balik, mimpi buruk, serangan kecemasan, dan hypermnesia. Adapun ciri fisik gangguan kecemasan ditandai dengan perasaan gelisah, gugup, merasakan getaran pada tubuh, kerja tubuh melambat, raut ganjil pada wajah dan berteriak; (3) proses working through ditandai dengan melakukan testimoni, menerima kenyataan, dan rekonsiliasi; (4) dalam upaya rekonsiliasi, tokoh Srengi melakukan testimoni dengan menyanyikan kembali lagu "Janger" dan menarikannya, merelakan belati pemberian suaminya untuk prosesi upacara tabuh rah, dan menerima kuburan korban kekerasan 65 dibongkar.
Baca selengkapnya
Aku-Aktor: Menyelami Kerja Seni Peran

Buku kumpulan esai keaktoran ini kemudian diniatkan menjadi salah satu wadah untuk mengarsipkan berbagai bentuk metode seni peran. Usaha pengarsipan ini bisa dibilang cukup berhasil, sebab walau tidak mampu menangkap seluruh pemikiran dan metode aktor Yogyakarta, 27 esai ini nampaknya sudah cukup mewakili pelaku seni peran.
Baca selengkapnya
Membaca Ideologi Teater, Bercakap dengan Diri

Semua tulisan berangkat dari hal yang sama, yakni laku dan praktik serta gagasan dan manifestasinya, soal hal-hal yang dilakoni secara berkelompok. Dari situ saya baru tersadar bahwa keragaman praktik seni pertunjukan di sekitar kita sangatlah kaya. Di buku setipis dua ratus halaman itu memuat berbagai pembacaan dan pemaknaan yang luar biasa berwarna.
Baca selengkapnya
Mengantar Tiga Saudari ke Atas Pentas

Chekhov tampak menguatkan karakter tokoh melalui dialog sebagai ruang penekanan gaya bahasa satire nan sarkas. Gaya bahasa tersebut merujuk pada kondisi sosial masyarakat saat itu. Sebut saja tokoh Olga, seorang guru sekolah menengah berkarakter antagonis. Chekhov menggunakan variasi bahasa sindiran untuk memberi petunjuk bahwa tokoh tersebut sesungguhnya berwatak penakut. Tidak berani berterus terang atau tidak berani tegas dalam menyampaikan pikirannya.
Baca selengkapnya
Konflik Paranoia Keluarga Prozorov

Karakter tokoh pada lakon Chekhov tak henti-hentinya mencari arti, mereka berbicara, memikirkan, bertanya-tanya, dan membayangkan dunia masa depan yang perlahan-lahan mewujud dalam diri mereka. Pada akhirnya, mereka mencoba mengubah diri mereka di dunia yang samasekali tidak berubah.
Baca selengkapnya
BenJon, Kritik Seni dan Identitas Teater Modern Indonesia

Buku ini secara tegas diperuntukkan bagi siapa saja yang memiliki perhatian dan kapasitas baik terhadap kajian serta penulisan kritik seni, khususnya teater. Karena itu, pembaca awam teori dan pengalaman teater, tampaknya perlu mengagendakan pembacaan terhadap buku ini sebagai tahapan lanjut setelah beberapa literatur dasar menjadi bekal dan pemahaman secara utuh.
Baca selengkapnya
Kesibukan Mengamati Sampah: Catatan Ringkas Atas Teks Cacat di Luar Tubuh Aktor Afrizal Malna

Lalu apa yang bisa kita dapat dari kumpulan naskah teater ini? Di saat teks teater seperti anak tiri dari bagian sastra itu sendiri. Dengan terbitnya buku ini, kita sepatutnya berterima kasih kepada Kalabuku dan eksponennya yang mau menerbitkan naskah dan wacana teater. Di buku ini, hampir semua naskah bebas dari bentuk konvensional yang dicirikan dengan adanya hauptext dan nebentext.
Baca selengkapnya
Kekerasan terhadap Anak dalam Media Komunikasi Puitik Naskah Drama: Analisis Semiotika Fungsi-fungsi Komunikasi dalam Naskah Drama "Kintir (Anak-anak Mengalir di Sungai)" Karya Ibed Surgana Yuga

Skripsi pada Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Baca selengkapnya